Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
Senin, 01 Juni 2026 - 08:12 WIB
Moldova ingin gabung NATO, tapi mayoritas rakyat menentang. Foto/Moldova Live
CHISINAU - Moldova, salah satu negara pecahan Uni Soviet, bermaksud untuk bergabung dengan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Namun mayoritas rakyatnya menentang keinginan tersebut.
Menteri Luar Negeri Mihai Popsoi mengakui suara besar penentangan itu sebagai dasar untuk menyatakan bahwa Moldova belum siap bergabung dengan aliansi pimpinan Amerika Serikat tersebut.
Baca Juga: Drone Rusia Serang Negara NATO Rumania, 2 Jet Tempur F-16 Dikerahkan
Popsoi, sekutu dekat Presiden Maia Sandu yang pro-Barat, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan televisi Vocea Basarabiei, di mana dia ditanya apakah menurutnya republik pecahan Uni Soviet itu harus mencari hubungan yang lebih dekat dengan NATO atau mengejar keanggotaan penuh.
Menteri Luar Negeri Mihai Popsoi mengakui suara besar penentangan itu sebagai dasar untuk menyatakan bahwa Moldova belum siap bergabung dengan aliansi pimpinan Amerika Serikat tersebut.
Baca Juga: Drone Rusia Serang Negara NATO Rumania, 2 Jet Tempur F-16 Dikerahkan
Popsoi, sekutu dekat Presiden Maia Sandu yang pro-Barat, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan televisi Vocea Basarabiei, di mana dia ditanya apakah menurutnya republik pecahan Uni Soviet itu harus mencari hubungan yang lebih dekat dengan NATO atau mengejar keanggotaan penuh.
Lihat Juga :