Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB
Kelompok tersebut juga menyatakan solidaritas dan dukungan teguhnya untuk Armada Sumud, berjanji untuk membela darah orang-orang yang tidak bersalah dan hak-hak kaum tertindas.

Lebih lanjut, mereka mengecam menteri keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang memicu kemarahan di seluruh dunia karena mengejek para aktivis Armada Sumud yang diculik oleh rezim yang merebut kekuasaan.

“Anda (Ben-Gvir) dan semua orang korup dan haus darah di kabinet [Israel] ini akan dikejar oleh bayangan Perlawanan di mana-mana,” peringatkan mereka.

Selama beberapa tahun terakhir, Handala telah melakukan beberapa operasi peretasan yang sukses. Mereka menargetkan tokoh-tokoh Israel tingkat tinggi, mengungkap rahasia mereka dan berkontribusi pada perang psikologis dan informasi melawan rezim Tel Aviv.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!