Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB
loading...
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala retas dua juta dokumen rahasia dari Pusat Holocaust Israel. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Kelompok peretas Handala mengatakan telah menargetkan basis data dari apa yang disebut Pusat Nasional untuk Dukungan Korban Holocaust Israel dan berhasil mendapatkan akses ke sejumlah besar informasi dari pusat tersebut.

Kelompok pro-perlawanan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Minggu bahwa semua basis data pusat, dokumen rahasia, email rahasia, dan korespondensi sensitif telah diekstrak dalam operasi siber berlapis dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Lebih dari dua juta dokumen, dengan volume melebihi satu terabyte, juga dipublikasikan di situs web kelompok tersebut.

Handala juga mengumumkan bahwa pemeriksaan dokumen-dokumen ini menunjukkan hubungan antara beberapa perusahaan industri militer Israel dan pusat tersebut, serta dukungan finansial mereka untuk kegiatan organisasi tersebut.

Kelompok peretas tersebut akhirnya menyinggung lembaga keamanan Israel, menyoroti kelemahan mereka dalam perlindungan siber.

Mereka juga memperingatkan bahwa lebih banyak operasi siber sedang berlangsung.



Sebelumnya, Kelompok peretas pro-perlawanan Handala mengungkapkan identitas 69 perwira Angkatan Laut Israel yang baru-baru ini menyerang armada kemanusiaan yang menuju Gaza.

Kelompok peretas pro-perlawanan Handala telah mengungkapkan identitas 69 perwira Angkatan Laut Israel yang baru-baru ini menyerang armada kemanusiaan yang menuju Gaza, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Dalam sebuah unggahan X pada hari Senin, Handala mengatakan bahwa nama lengkap dan detail pasukan pendudukan tersedia untuk dilihat publik, menawarkan hadiah USD100.000 untuk setiap penjahat.

Para perwira Israel tersebut berpartisipasi dalam serangan di perairan internasional terhadap Armada Sumud Global, yang sedang mentransfer bantuan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza ketika wilayah Palestina tersebut masih terguncang akibat bencana genosida Israel tahun 2023-2025, tambahnya.

“Ini adalah individu-individu yang menyebarkan korupsi dan kehancuran di lautan dan di bumi, tanpa memberi tempat berlindung bagi orang-orang yang tidak bersalah.”

Kelompok tersebut juga menyatakan solidaritas dan dukungan teguhnya untuk Armada Sumud, berjanji untuk membela darah orang-orang yang tidak bersalah dan hak-hak kaum tertindas.

Lebih lanjut, mereka mengecam menteri keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang memicu kemarahan di seluruh dunia karena mengejek para aktivis Armada Sumud yang diculik oleh rezim yang merebut kekuasaan.

“Anda (Ben-Gvir) dan semua orang korup dan haus darah di kabinet [Israel] ini akan dikejar oleh bayangan Perlawanan di mana-mana,” peringatkan mereka.

Selama beberapa tahun terakhir, Handala telah melakukan beberapa operasi peretasan yang sukses. Mereka menargetkan tokoh-tokoh Israel tingkat tinggi, mengungkap rahasia mereka dan berkontribusi pada perang psikologis dan informasi melawan rezim Tel Aviv.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved