6 Sinyal Perang Iran dan AS Akan Segera Berakhir, Hadirnya Solusi Saling Menguntungkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB
Meskipun ada blokade, aktivitas pengiriman yang terkait dengan minyak mentah Iran terus berlanjut.

5. Nuklir Iran Tak Ada Dibahas

Ketika ditanya apakah masalah nuklir mungkin menjadi bagian dari kesepakatan potensial apa pun, Baghaei menjawab, “Pada tahap ini, kami tidak membahas detail masalah nuklir.”

Ia mengatakan Iran mengetahui bahwa program nuklirnya telah menjadi "dalih" untuk dua perang agresif terhadap rakyat Iran, menambahkan bahwa negara itu mengalami serangan ilegal bahkan selama negosiasi nuklir.

“Pada tahap selanjutnya – dalam 30 hari, 60 hari, atau jangka waktu apa pun yang akhirnya disepakati – kita dapat membahas masalah nuklir atau hal-hal lain yang disepakati bersama.”

Keserakahan adalah masalah terpisah. Tetapi pada tahap ini, seperti yang telah dinyatakan, semua fokus kami adalah mengakhiri perang,” tegas juru bicara tersebut.

6. Iran Tetap Menuntut Pembebasan Sanksi

Mengenai sanksi, Baghaei mengatakan Iran telah menjelaskan kepada pihak-pihak Amerika bahwa sanksi tersebut “ilegal dan tidak manusiawi.”

Mengingat Teheran tidak membahas detail tentang masalah nuklir pada tahap ini, mereka juga tidak membahas spesifikasi pencabutan sanksi dalam jangka waktu singkat ini.

Namun, ia menekankan bahwa tuntutan Iran untuk pencabutan semua sanksi telah secara eksplisit dimasukkan dalam teks tersebut.

“Ini adalah tuntutan konstan kami dalam setiap interaksi dengan perantara,” katanya.

Baghaei menekankan bahwa “baik masalah nuklir maupun masalah pelepasan dana Iran yang diblokir termasuk dalam nota kesepahaman 14 poin.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!