Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:25 WIB
Keempat negara tersebut juga memperingatkan perusahaan-perusahaan agar tidak terlibat dalam proyek-proyek terkait permukiman, dengan alasan kemungkinan konsekuensi hukum dan reputasi.
Negara-negara Eropa mendesak Israel menghentikan perluasan permukiman, memastikan pertanggungjawaban atas kekerasan yang dilakukan pemukim, dan menyelidiki tuduhan yang melibatkan pasukan Israel.
Mereka juga menyerukan Israel menghormati kesepakatan lama yang mengatur situs-situs suci Yerusalem dan untuk mengurangi pembatasan keuangan yang memengaruhi Otoritas Palestina dan ekonomi Palestina.
Pernyataan tersebut menolak seruan beberapa pejabat Israel untuk mencaplok sebagian Tepi Barat yang diduduki dan menentang setiap pengusiran paksa warga Palestina.
Keempat negara tersebut menegaskan kembali dukungan untuk solusi dua negara yang dinegosiasikan berdasarkan Israel dan negara Palestina di masa depan yang hidup berdampingan dalam damai dan aman di dalam perbatasan yang diakui secara internasional.
Tepi Barat, yang direbut Israel selama perang Timur Tengah 1967, tetap menjadi rumah bagi jutaan warga Palestina serta ratusan ribu pemukim Israel yang tinggal di permukiman yang secara luas dianggap ilegal menurut hukum internasional, meskipun Israel membantah karakterisasi tersebut.
Negara-negara Eropa mendesak Israel menghentikan perluasan permukiman, memastikan pertanggungjawaban atas kekerasan yang dilakukan pemukim, dan menyelidiki tuduhan yang melibatkan pasukan Israel.
Mereka juga menyerukan Israel menghormati kesepakatan lama yang mengatur situs-situs suci Yerusalem dan untuk mengurangi pembatasan keuangan yang memengaruhi Otoritas Palestina dan ekonomi Palestina.
Pernyataan tersebut menolak seruan beberapa pejabat Israel untuk mencaplok sebagian Tepi Barat yang diduduki dan menentang setiap pengusiran paksa warga Palestina.
Keempat negara tersebut menegaskan kembali dukungan untuk solusi dua negara yang dinegosiasikan berdasarkan Israel dan negara Palestina di masa depan yang hidup berdampingan dalam damai dan aman di dalam perbatasan yang diakui secara internasional.
Tepi Barat, yang direbut Israel selama perang Timur Tengah 1967, tetap menjadi rumah bagi jutaan warga Palestina serta ratusan ribu pemukim Israel yang tinggal di permukiman yang secara luas dianggap ilegal menurut hukum internasional, meskipun Israel membantah karakterisasi tersebut.
Lihat Juga :