Nyaris Tabrakan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris dalam Jarak 6 Meter

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:55 WIB
Rivet Joint adalah pesawat mata-mata dengan awak hingga 30 orang. Pesawat ini mampu melakukan pengawasan elektronik dalam jangkauan sekitar 150 mil, dan akan memantau aktivitas Rusia sebagai bagian dari patroli NATO.

“Insiden ini adalah contoh lain dari perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima oleh pilot Rusia, terhadap pesawat tak bersenjata yang beroperasi di wilayah udara internasional,” kata Healey.

“Tindakan ini menciptakan risiko serius kecelakaan dan potensi eskalasi," ujarnya.

Ini adalah tindakan Rusia paling berbahaya terhadap pesawat Rivet Joint Inggris sejak sebuah pesawat menembakkan rudal di atas Laut Hitam pada tahun 2022, kata Kementerian Pertahanan Inggris pada hari Rabu.

Rusia telah meningkatkan aktivitas militernya di Eropa. Para politisi Lithuania berlindung di bawah tanah pada hari Rabu dan lalu lintas udara di bandara Vilnius ditangguhkan sementara setelah sebuah drone melanggar wilayah udara negara tersebut.

Sehari sebelumnya, duta besar Rusia untuk PBB mengeklaim Moskow memiliki informasi bahwa Ukraina berencana meluncurkan drone militer dari Latvia dan negara-negara Baltik lainnya. Latvia menolak komentar tersebut sebagai "fiksi belaka".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!