Iran Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi yang Mengirim Trump dan Netanyahu ke Neraka

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:16 WIB
Parlemen Iran dijadwalkan untuk memberikan suara pada rancangan undang-undang tersebut. Aturan itu disusun sebagai bagian dari respons atas agresi 28 Februari di Teheran yang menewaskan pemimpin tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut laporan Iran Wire, Azizi mengatakan bahwa Trump, Netanyahu, dan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper harus menjadi target "tindakan balasan" atas dugaan "peran mereka dalam pembunuhan Khamenei".

Anggota komisi keamanan nasional lainnya, Mahmoud Nabavian, juga mengumumkan bahwa parlemen negara itu akan segera melakukan pemungutan suara. "Untuk menetapkan hadiah bagi siapa pun yang mengirim Trump dan Netanyahu ke neraka," katanya.

Laporan tentang rencana hadiah tersebut muncul beberapa hari setelah sebuah media pro-rezim Teheran, Masaf, mengeklaim bahwa Iran telah mengamankan sumber daya keuangan sebesar USD50 juta untuk kampanye yang disebut "Bunuh Trump".

Sebelumnya, kelompok perang siber yang disponsori negara Iran; "Handala", juga mengeluarkan pernyataan yang mengeklaim telah mengalokasikan USD50 juta untuk "eliminasi arsitek utama penindasan dan korupsi"—yaitu, Trump dan Netanyahu—sebagai tanggapan atas tawaran Departemen Kehakiman AS yang menawarkan hadiah USD10 juta untuk anggotanya. Kelompok peretas tersebut mengeklaim uang itu akan dibayarkan kepada individu atau kelompok mana pun yang mengambil "tindakan nyata" terhadap kedua pemimpin negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!