Israel Perluas Jangkauan Jet Tempur Siluman F-35 di Tengah Perang Melawan Iran

Jum'at, 15 Mei 2026 - 18:23 WIB
“Kesepakatan yang bernilai lebih dari USD34 juta (lebih dari NIS 100 juta) ini mencakup pengembangan dan integrasi tangki bahan bakar eksternal berdasarkan desain Cyclone yang sudah ada, yang awalnya dikembangkan untuk F-16,” lanjut pernyataan Kementerian Pertahanan.

"Kemampuan baru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan operasional pesawat, mengurangi ketergantungan pada pengisian bahan bakar di udara, dan meningkatkan fleksibilitas operasional di seluruh misi jarak jauh,” imbuh kementerian tersebut.

Kesepakatan ini terjadi di tengah ketegangan regional, yang meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel, serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan AS dan Iran di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditetapkan.

Menurut laporan media Israel, Tel Aviv telah meningkatkan tingkat siaga militernya sebagai persiapan untuk kemungkinan dimulainya kembali perang melawan Iran jika negosiasi antara Teheran dan Washington gagal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!