Cerita di Balik Menlu AS Marco Rubio Pakai Nama China untuk Masuk Beijing karena Dikenai Sanksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:18 WIB
Dua diplomat mengatakan kepada kantor berita AFP, Kamis (14/5/2026), bahwa mereka percaya China melakukan perubahan nama tersebut karena Rubio dikenai sanksi, yang termasuk larangan masuk, dengan ejaan lama namanya.

Pemerintah China sebelumnya mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka tidak akan memblokir Rubio atas tindakan masa lalunya.

“Sanksi tersebut menargetkan kata-kata dan perbuatan Rubio ketika dia menjabat sebagai senator AS terkait China,” kata juru bicara Kedutaan Besar China, Liu Pengyu.

Ditanya tentang perubahan linguistik dari nama Rubio oleh China sejak tahun lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan bahwa dia belum menyadarinya, tetapi akan menyelidikinya. Mao mengatakan bahwa nama Inggris Rubio lebih penting.

Bukan hal yang aneh bagi tokoh publik Barat untuk memiliki lebih dari satu transliterasi nama mereka dalam bahasa Mandarin. Proses penerjemahan nama-nama Barat ke dalam aksara Mandarin tidak selalu terstandarisasi.

Trump juga memiliki dua nama Mandarin. Pemerintah dan media pemerintah China menyebut Trump dengan "telangpu", tetapi dia juga sering disebut sebagai "chuanpu"—transliterasi yang sedikit berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!