Prancis Sangkal Hendak Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz, Nyali Ciut usai Diancam Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:22 WIB
Presiden Emmanuel Macron bantah Prancis berencana mengerahkan kapal perang langsung ke Selat Hormuz. Foto/Angkatan Laut Prancis
PARIS - Presiden Emmanuel Macron membantah bahwa Prancis berencana untuk mengerahkan kapal perang langsung ke Selat Hormuz. Bantahan ini disampaikan setelah Iran mengancam Prancis dan Inggris dengan "respons tegas dan segera" terhadap setiap pengerahan militer di jalur perairan strategis tersebut.

Berbicara selama kunjungan resmi ke Kenya, Macron mengatakan Prancis "tidak pernah membayangkan" mengerahkan pasukan Angkatan Laut ke selat itu sendiri. Dia menegaskan bahwa diskusi lebih berfokus pada misi keamanan maritim yang lebih luas yang dikoordinasikan dengan Iran dan negara-negara regional.



Baca Juga: Iran Peringatkan Prancis dan Inggris karena Kerahkan Kapal Perang ke Dekat Selat Hormuz

"Tidak pernah ada pertanyaan tentang pengerahan, tetapi kami siap," kata Macron.

Dia mengatakan Prancis dan Inggris memimpin misi internasional ad hoc yang melibatkan sekitar 50 negara dan organisasi yang bertujuan untuk memulihkan lalu lintas maritim secara terkoordinasi dengan Iran dan dengan menyelesaikan konflik dengan semua negara di kawasan dan Amerika Serikat (AS).

Macron juga menegaskan kembali penentangannya terhadap blokade atau sistem pungutan tol di Selat Hormuz, dengan mengatakan kebebasan navigasi melalui jalur air tersebut tidak dapat dinegosiasikan.

Komentar tersebut muncul tak lama setelah Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, memperingatkan bahwa pengerahan Angkatan Laut Prancis atau Inggris bersama pasukan AS akan memicu respons militer dari Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!