Ingin Lumpuhkan Militer AS, Rusia Siapkan Senjata Inovatif untuk Iran, Apa Itu?

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:30 WIB
Baru-baru ini, drone ini muncul di Lebanon, di mana proksi Iran, Hizbullah, menggunakannya untuk menyerang pasukan Israel. Pejabat Israel telah mengkonfirmasi bahwa Hizbullah menerima drone ini melalui Korps Garda Revolusi Islam Iran, tetapi, menurut laporan The Economist, mereka tidak mengkonfirmasi apakah Rusia adalah sumber aslinya.

4. Drone yang Dikendalikan Satelit

Rencana rahasia Rusia juga dilaporkan memiliki ketentuan untuk menyediakan Iran dengan drone jarak jauh yang dipandu satelit dan dilengkapi dengan terminal Starlink. Rusia telah menggunakan jenis drone ini untuk menghindari atau menyerang pertahanan udara Ukraina di masa lalu.

Namun awal tahun ini, miliarder Elon Musk menolak akses Starlink ke pasukan Rusia dengan memblokir semua terminal yang beroperasi di Ukraina kecuali yang ada dalam "daftar putih" yang disetujui oleh pemerintah Ukraina. Rencana Moskow menunjukkan bahwa drone ini dapat dialihkan dan digunakan di Timur Tengah, yang saat ini tidak memiliki pembatasan seperti itu.

Elemen lain dari rencana tersebut adalah Moskow melatih pasukan Iran untuk menggunakan peralatan Rusia. Analisis The Economist menunjukkan Moskow mengusulkan perekrutan operator drone dari sekitar 10.000 mahasiswa Iran yang belajar di universitas-universitas Rusia.

Komunitas lain yang rencananya akan dimanfaatkan Rusia adalah etnis Tajik, yang berbicara bahasa Rusia dan versi bahasa Persia, serta minoritas Alawite di Suriah, yang setia kepada rezim Bashar al-Assad yang telah digulingkan. Setiap calon operator akan disaring berdasarkan loyalitas dan anti-ekstremisme agama, demikian menurut laporan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!