Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Amerika Balas Bombardir Qeshm dan Bandar Abbas

Jum'at, 08 Mei 2026 - 07:07 WIB
Beberapa jam setelah Trump menghentikan Proyek Kebebasan pada Selasa malam, muncul laporan bahwa AS dan Iran semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Menurut laporan Axios, berdasarkan nota kesepahaman satu halaman, kedua belah pihak akan mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz untuk semua lalu lintas komersial selama jangka waktu 30 hari untuk membahas kesepakatan yang lebih komprehensif.

Tiga pejabat Iran yang dekat dengan negosiasi tersebut mengatakan kepada The New York Times bahwa hambatan utama masih tetap ada, terutama tuntutan AS agar Iran berkomitmen untuk menyerahkan persediaan uranium yang diperkaya, menutup tiga fasilitas nuklir, dan menangguhkan pengayaan selama 20 tahun.

Iran malah mengusulkan untuk mengencerkan uraniumnya dan mengirimkannya ke negara ketiga, kemungkinan Rusia, kata para pejabat tersebut kepada The New York Times. Iran juga akan menangguhkan pengayaannya selama 10 hingga 15 tahun.

Pemerintahan Trump juga berupaya untuk meluncurkan kembali Proyek Kebebasan, kata para pejabat AS kepada The Wall Street Journal.

Trump mengatakan dia menghentikan operasi tersebut atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, untuk menenangkan situasi demi kesepakatan perdamaian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!