Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya

Selasa, 05 Mei 2026 - 12:29 WIB
Pencarian selama seminggu dimulai setelah Batista—pengusaha asal Gauteng—dilaporkan hilang pada 28 April. Dia diduga terseret arus dari kendaraannya di tengah banjir saat mencoba menyeberangi jembatan rendah di atas Sungai Komati. Kendaraan tersebut ditemukan di sungai keesokan harinya.

Polisi menghabiskan empat hari menerbangkan drone di atas buaya pemakan manusia itu sebelum memastikan bahwa satwa tersebut adalah "tersangka utama".

"Selain perutnya yang sangat penuh," kata Potgieter. "Buaya itu tidak bergerak atau mencoba menyelinap ke sungai meskipun ada suara drone dan helikopter," katanya lagi.

Pihak berwenang kemudian menyimpulkan bahwa satwa itu baru saja makan.

Rekaman yang luar biasa itu menangkap seluruh operasi. Kapten Potgieter diturunkan dari helikopter SANParks ke perairan yang dipenuhi buaya, di mana dia mengikatkan tali di sekitar buaya yang telah disuntik mati tepat di bawah kepalanya. Saat helikopter mengangkat kapten dan reptil tersebut, si buaya mulai berputar dan meronta-ronta di tali, berputar perlahan di udara saat mereka naik di atas puncak pohon.

Buaya itu dipindahkan ke tempat terbuka di mana tim gabungan beberapa instansi, termasuk SAPS Search and Rescue, NatJoint, SANParks, EMS dan Securecon, memulai pemeriksaan mereka. "Sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di dalam usus buaya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!