AS Ancam Sanksi pada Perusahaan Pelayaran yang Bayar Tol dan Donasi di Selat Hormuz

Sabtu, 02 Mei 2026 - 13:28 WIB
Peringatan dari Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS (OFAC) menyatakan Iran mungkin menawarkan mata uang fiat, aset digital, offset, swap informal, atau pembayaran dalam bentuk barang lainnya kepada pengirim barang.

Disebutkan juga bahwa pembayaran tersebut termasuk pembayaran yang disamarkan sebagai sumbangan amal, termasuk kepada Palang Merah Iran, Bonyad Mostazafan, atau rekening kedutaan Iran.

“OFAC mengeluarkan peringatan ini untuk memperingatkan warga AS dan non-AS tentang risiko sanksi jika melakukan pembayaran ini kepada, atau meminta jaminan dari, rezim Iran untuk perjalanan yang aman,” ungkap peringatan itu.

“Risiko ini ada terlepas dari metode pembayaran,” kata peringatan itu.

Baik pemerintah Iran maupun Korps Garda Revolusi Internasional (IRGC) tetap berada di bawah sanksi AS.

Peringatan pada hari Jumat itu muncul ketika media pemerintah Iran melaporkan Teheran telah mengirimkan proposal baru untuk gencatan senjata yang langgeng kepada pemerintahan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!