Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan

Rabu, 15 April 2026 - 13:05 WIB
Banyak negara Asia Tenggara yang jadi koridor udara militer AS. Foto/X/CENTCOM
JAKARTA - Isu draf perjanjian pertahanan Indonesia– Amerika Serikat yang ramai dibahas publik belakangan ini ikut membuka diskusi lama yang jarang disorot.

Dalam praktik militer modern, akses udara (overflight) jauh lebih penting daripada pangkalan. Pesawat militer tidak selalu perlu mendarat—cukup izin melintas wilayah udara untuk memindahkan kekuatan dari Pasifik menuju Samudra Hindia, Timur Tengah, atau Laut China Selatan.



Di kawasan ini, hanya beberapa negara yang secara praktik dikenal memberi akses relatif mudah bagi pesawat militer Amerika. Sementara negara lain, termasuk Indonesia, dikenal sangat ketat dan selektif.

Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi “Koridor Udara” Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan

1. Filipina, Koridor Paling Terbuka untuk AS

Filipina adalah negara dengan akses militer paling luas bagi AS di kawasan. Melalui perjanjian pertahanan dan skema EDCA, pesawat militer AS rutin melintas, mendarat, hingga menempatkan logistik.

Posisi geografis Filipina menjadikannya pintu utama AS dari Pasifik menuju Laut China Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!