Pertama Kali, Hizbullah Luncurkan Drone yang Sulit Terdeteksi di Israel
Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi-lokasi yang dilaporkan dihantam roket yang ditembakkan Hizbullah di beberapa tempat di Nahariya, wilayah Galilea utara Israel, pada 16 Maret 2026. Foto/Samir Abdalhade/Anadolu Agency
BEIRUT - Stasiun penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan Hizbullah meluncurkan sekitar 40 drone ke arah Israel utara pada hari Senin, menyebabkan kerusakan yang signifikan. Di antaranya adalah drone yang dikerahkan untuk pertama kalinya, dilengkapi dengan sistem panduan optik yang membuatnya sulit dideteksi.
Menurut stasiun penyiaran tersebut, salah satu drone jatuh di permukiman Kiryat Shmona.
Dikatakan bahwa hanya sejumlah kecil drone yang berhasil dicegat, sementara sisanya mengenai sasaran, menyebabkan kerusakan berat, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Kan menambahkan drone baru ini dianggap sebagai sistem udara canggih, tahan terhadap peperangan elektronik dan sulit dideteksi atau dihentikan.
Menurut stasiun penyiaran tersebut, salah satu drone jatuh di permukiman Kiryat Shmona.
Dikatakan bahwa hanya sejumlah kecil drone yang berhasil dicegat, sementara sisanya mengenai sasaran, menyebabkan kerusakan berat, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Kan menambahkan drone baru ini dianggap sebagai sistem udara canggih, tahan terhadap peperangan elektronik dan sulit dideteksi atau dihentikan.
Lihat Juga :