Bos CIA Era Obama Sebut Presiden Trump Tak Waras, Desak Pemecatannya

Senin, 13 April 2026 - 10:02 WIB
Intervensi mantan bos CIA ini menempatkannya di tengah perdebatan tentang keputusan Trump untuk membawa Amerika ke dalam konflik dengan Iran dan tentang nada pernyataan publik presiden yang semakin keras.

Pada 7 April, Trump memperingatkan "seluruh peradaban Iran akan mati malam ini" kecuali rezim Iran memenuhi ultimatum yang telah dia keluarkan. Brennan mengatakan kepada MS Now bahwa bahasa tersebut mengisyaratkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir.

"Orang ini jelas tidak waras," katanya. "Saya pikir amandemen ke-25 ditulis dengan mempertimbangkan Donald Trump," katanya lagi, seperti dikutip dari NDTV, Senin (13/4/2026).

Amandemen ke-25 menyatakan bahwa Wakil Presiden menjadi Presiden jika Presiden meninggal, mengundurkan diri, atau dicopot dari jabatannya melalui pemakzulan. Amandemen ini juga menetapkan prosedur untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Presiden. Yang terpenting, amandemen ini memungkinkan transfer sementara kekuasaan dan tugas presiden kepada Wakil Presiden.

Amandemen ini diajukan kepada negara-negara bagian oleh Kongres ke-89 pada tahun 1965 dan diratifikasi pada tahun 1967.

Lebih dari 70 anggota Partai Demokrat di Kongres AS telah menyerukan penerapannya, menurut perhitungan terbaru yang dikumpulkan oleh NBC News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!