Prancis Kerahkan Hampir Selusin Kapal Perang, Isyaratkan Akan Buka Selat Hormuz

Jum'at, 03 April 2026 - 08:08 WIB
"Ketika Siprus diserang, maka Eropa juga diserang," kata Macron setelah bertemu dengan Presiden Siprus Nikos Christodoulides dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis di Paphos, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (3/4/2026).

Negara-negara Eropa sebagian besar telah menjauhkan diri dari perang AS-Israel melawan Iran, yang berdampak ke negara-negara Arab Teluk dan menyeret Lebanon ke garis depan setelah kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, ikut menyerang Israel.

Namun, dengan jalur pelayaran di Timur Tengah yang terpengaruh dan harga minyak yang melonjak jauh di atas USD100 per barel, kekuatan-kekuatan Eropa bergulat dengan masalah bagaimana mempertahankan kepentingan mereka.

"Tujuan kami adalah untuk mempertahankan sikap defensif yang ketat, berdiri bersama semua negara yang diserang oleh Iran dalam pembalasannya, untuk memastikan kredibilitas kami, dan untuk berkontribusi pada de-eskalasi regional. Pada akhirnya, kami bertujuan untuk menjamin kebebasan navigasi dan keamanan maritim," kata Macron.

Aktivitas Angkatan Laut utama Uni Eropa di kawasan tersebut berpusat pada Aspides—Perisai dalam bahasa Yunani—sebuah misi Angkatan Laut Laut Merah yang diluncurkan pada awal tahun 2024 untuk melindungi kapal dari serangan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!