Militer Iran Tetap Kuat dan Canggih, IRGC Serang Pabrik Baja Terkait AS di Teluk

Kamis, 02 April 2026 - 20:30 WIB
Bahkan, Iran "sebenarnya mampu mengenai target dengan jauh lebih tepat" karena memburuknya sistem pertahanan.

Sementara itu di Selat Hormuz, Eropa dan Inggris telah menyadari AS "bukan lagi mitra yang dapat diandalkan".

"Tidak ada cara militer untuk memaksa pintu ini terbuka," kata Krieg. "Solusi apa pun harus berupa solusi diplomatik ... dengan atau tanpa Amerika."

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan serangan terbarunya terhadap fasilitas di Teluk 'adalah satu peringatan'.

IRGC mengklaim telah menargetkan fasilitas baja yang terkait dengan AS di wilayah Teluk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!