Punya Senjata Canggih dan Taktik Baru, Doktrin Militer Iran Berubah dari Defensif ke Ofensif

Senin, 23 Maret 2026 - 10:30 WIB
Abdollahi lebih lanjut menegaskan bahwa periode transformasi ini hanyalah permulaan.

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Iran bertujuan untuk memberikan “kejutan baru” dalam keterlibatan militer di masa depan, menyoroti niat untuk membuat musuh tidak seimbang.

Abdollahi lebih lanjut menegaskan kembali bahwa angkatan bersenjata Iran akan tetap teguh di bawah bimbingan dan kepemimpinan pemimpin Revolusi Islam.

“Kohesi nasional dan solidaritas bersejarah dari bangsa pejuang dan angkatan bersenjata Iran yang gagah berani di bawah subordinasi penuh Pemimpin Revolusi Islam menjanjikan lebih banyak kemenangan di masa depan,” katanya.

Sementara itu, angkatan bersenjata melaksanakan gelombang ke-74 Operasi Janji Sejati dengan tepat.

Gelombang terbaru operasi tersebut menargetkan pangkalan-pangkalan AS di wilayah tersebut serta lokasi-lokasi di wilayah Palestina yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!