Iran Tembak Jatuh F-35, Serangan Jet Tempur AS dan Israel Mulai Berkurang
Senin, 23 Maret 2026 - 09:39 WIB
"Mengingat inovasi pertahanan terhadap pesawat musuh, tampaknya dalam beberapa hari mendatang, laju serangan terhadap pesawat tempur musuh akan meningkat," kata sumber tersebut.
Pada 19 Maret, divisi kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang andalan Angkatan Udara AS – pesawat tempur siluman F-35 Lightning II – yang secara permanen mengubah perhitungan strategis agresi AS-Israel yang sedang berlangsung, menurut para ahli.
Selama hampir dua dekade, program F-35 menjadi puncak dominasi militer Amerika – sebuah platform generasi kelima senilai triliunan dolar yang dirancang untuk menembus pertahanan udara tercanggih di dunia tanpa hambatan.
Mitos itu hancur di langit Iran tengah, di mana IRGC mengerahkan sistem pertahanan udara buatan dalam negeri untuk mengungkap kerentanan pesawat F-35.
Saat agresi memasuki minggu keempatnya, jaringan pertahanan udara terpadu Iran tidak hanya mampu bertahan dari bombardir udara terberat, tetapi juga secara sistematis membongkar arogansi teknologi mesin perang AS-Israel.
Pada 19 Maret, divisi kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang andalan Angkatan Udara AS – pesawat tempur siluman F-35 Lightning II – yang secara permanen mengubah perhitungan strategis agresi AS-Israel yang sedang berlangsung, menurut para ahli.
Selama hampir dua dekade, program F-35 menjadi puncak dominasi militer Amerika – sebuah platform generasi kelima senilai triliunan dolar yang dirancang untuk menembus pertahanan udara tercanggih di dunia tanpa hambatan.
Mitos itu hancur di langit Iran tengah, di mana IRGC mengerahkan sistem pertahanan udara buatan dalam negeri untuk mengungkap kerentanan pesawat F-35.
Saat agresi memasuki minggu keempatnya, jaringan pertahanan udara terpadu Iran tidak hanya mampu bertahan dari bombardir udara terberat, tetapi juga secara sistematis membongkar arogansi teknologi mesin perang AS-Israel.
(ahm)
Lihat Juga :