WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Jum'at, 20 Maret 2026 - 11:35 WIB
Israel secara luas diyakini memiliki senjata nuklir yang tidak diumumkan. Pekan lalu, David Sacks, penasihat kecerdasan buatan dan kriptografi Presiden AS Donald Trump, mengatakan, "Pertahanan udara Israel bisa habis... dan kemudian Anda harus khawatir tentang Israel yang meningkatkan perang dengan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir."
Trump menepis kekhawatiran tersebut, dengan mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa, "Israel tidak akan melakukan itu."
Sementara itu, otoritas Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa amunisi AS atau Israel telah menghantam di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, insiden pertama yang dilaporkan sejak perang dimulai.
Aleksey Likhachev, direktur jenderal perusahaan nuklir negara Rusia Rosatom, menggambarkan serangan itu sebagai "pengabaian terang-terangan terhadap aturan dan prinsip-prinsip utama keamanan internasional."
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan tingkat radiasi tetap normal, menurut Rosatom.
Trump menepis kekhawatiran tersebut, dengan mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa, "Israel tidak akan melakukan itu."
Sementara itu, otoritas Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa amunisi AS atau Israel telah menghantam di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, insiden pertama yang dilaporkan sejak perang dimulai.
Aleksey Likhachev, direktur jenderal perusahaan nuklir negara Rusia Rosatom, menggambarkan serangan itu sebagai "pengabaian terang-terangan terhadap aturan dan prinsip-prinsip utama keamanan internasional."
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan tingkat radiasi tetap normal, menurut Rosatom.
Lihat Juga :