Puluhan Drone MQ-9 Reaper AS Senilai Rp5,6 Triliun Dihancurkan Iran
Kamis, 19 Maret 2026 - 18:10 WIB
Wall Street Journal adalah yang pertama melaporkan kerugian drone dalam perang yang sedang berlangsung, yang dipicu oleh tindakan agresi tanpa provokasi terhadap Republik Islam pada 28 Februari, yang mengakibatkan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, serta beberapa komandan militer berpangkat tinggi.
Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran segera melancarkan operasi pembalasan yang menargetkan situs militer Israel di wilayah pendudukan dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.
MQ-9 Reaper telah menjadi andalan misi udara AS selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2020, Angkatan Udara AS menyelesaikan kontrak pengadaan lima tahun terakhir untuk drone tersebut. Pabrikan General Atomics kemudian menutup jalur produksi tahun lalu setelah menyelesaikan 575 unit.
C. Mark Brinkley, juru bicara General Atomics, dikutip mengatakan bahwa batch terakhir dari empat drone tersebut memiliki harga sekitar $16 juta per pesawat.
Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran segera melancarkan operasi pembalasan yang menargetkan situs militer Israel di wilayah pendudukan dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.
MQ-9 Reaper telah menjadi andalan misi udara AS selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2020, Angkatan Udara AS menyelesaikan kontrak pengadaan lima tahun terakhir untuk drone tersebut. Pabrikan General Atomics kemudian menutup jalur produksi tahun lalu setelah menyelesaikan 575 unit.
C. Mark Brinkley, juru bicara General Atomics, dikutip mengatakan bahwa batch terakhir dari empat drone tersebut memiliki harga sekitar $16 juta per pesawat.
Lihat Juga :