Jika Tak Bantu Buka Selat Hormuz, Trump: NATO Hadapi Masa Depan yang Buruk

Senin, 16 Maret 2026 - 17:19 WIB
"Kami ingin tahu sebelum (KTT)," kata Trump, seraya mencatat bahwa China dan banyak negara Eropa lebih bergantung pada selat tersebut daripada Amerika Serikat untuk minyak yang mengalir dari Teluk.

"Sangat tepat jika pihak-pihak yang menjadi penerima manfaat Selat tersebut membantu memastikan bahwa tidak ada hal buruk yang terjadi di sana," kata presiden AS.

Secara terpisah, ia mengatakan kepada wartawan yang bepergian bersamanya di Air Force One bahwa AS sedang berdiskusi dengan "sekitar tujuh" negara untuk mendapatkan bantuan dalam membuka kembali Selat Hormuz.

Ketika ditanya tentang bantuan spesifik yang ia cari, Trump mengatakan kepada FT bahwa ia menginginkan kapal penyapu ranjau serta "orang-orang yang akan menyingkirkan beberapa aktor jahat yang berada di sepanjang pantai (Iran)."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!