Tel Aviv Luluh Lantak Dihajar Rudal Iran, Di Mana Netanyahu?

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:30 WIB
Pemerintah Iran menyatakan serangan rudal tersebut merupakan respons terhadap operasi militer Israel sebelumnya di wilayahnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel dilaporkan melakukan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas warga sipil, militer dan infrastruktur strategis di Iran. Serangan itu disebut diklaim menargetkan lokasi yang diduga berkaitan dengan program militer dan persenjataan namun kenyataannya ribuan warga sipil tewas, termasuk ratusan anak-anak di sekolah dasar.

Teheran menegaskan serangan balasan ke Israel merupakan bentuk “pembelaan diri” dan memperingatkan respons lebih keras dapat dilakukan jika serangan terhadap wilayahnya terus berlanjut.

Eskalasi tersebut meningkatkan kekhawatiran dunia internasional akan kemungkinan perang terbuka antara dua kekuatan utama di kawasan Timur Tengah.

Di Mana Netanyahu?



Di tengah situasi yang mencekam di Tel Aviv, perhatian publik juga tertuju pada keberadaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Di media sosial dan berbagai forum diskusi internasional, muncul berbagai spekulasi mengenai lokasi Netanyahu saat serangan rudal terjadi.

Beberapa rumor yang beredar menyebutkan bahwa Netanyahu tidak berada di Israel dan disebut-sebut berada di luar negeri, bahkan ada yang mengklaim ia berada di Jerman.

Namun hingga kini tidak ada konfirmasi resmi yang membuktikan Netanyahu benar-benar bersembunyi di luar negeri. Pemerintah Israel tidak mengeluarkan pernyataan yang membenarkan rumor tersebut.

Sejumlah analis menilai kabar tersebut kemungkinan besar merupakan bagian dari perang informasi yang kerap muncul di tengah konflik besar. Dalam situasi perang, berbagai narasi sering beredar untuk memengaruhi opini publik.

Sumber resmi pemerintah Israel menyatakan Netanyahu tetap memimpin koordinasi keamanan nasional bersama pejabat militer dan intelijen.

Tekanan Politik di Dalam Negeri



Meski demikian, posisi Netanyahu tidak sepenuhnya aman dari tekanan politik domestik.

Sebagian kalangan oposisi di Israel menilai bahwa eskalasi konflik dengan Iran berpotensi membawa negara itu ke dalam perang regional yang jauh lebih besar.

Para pengkritik pemerintah menyebut strategi militer Israel selama ini berisiko memicu respons keras dari Iran dan sekutunya di kawasan.

Di sisi lain, para pendukung Netanyahu berpendapat pemerintah tidak memiliki pilihan selain merespons ancaman yang dianggap mengancam keamanan nasional Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!