Trump Tiba-tiba Urungkan Niat Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Ada Apa?
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:01 WIB
Trump, pada awal-awal konflik, mengatakan bahwa dia memperkirakan perang AS-Israel melawan Iran akan berlangsung sekitar empat minggu, tetapi kemudian mengisyaratkan kepada The New York Post bahwa jangka waktu tersebut dapat dipersingkat.
“Ini akan berjalan cukup cepat,” katanya. “Kita tepat waktu, jauh lebih cepat dari jadwal dalam hal kepemimpinan—49 tewas—dan itu, Anda tahu, akan memakan waktu, menurut perkiraan kami, setidaknya empat minggu, dan kita melakukannya dalam satu hari," ujarnya.
Di sisi lain, Trump mengaku tidak senang dengan sosok Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Namun, dia merahasiakan rencananya tentang bagaimana dia akan menangani penerus Ayatollah Ali Khamenei tersebut.
“Tidak akan memberi tahu Anda,” kata Trump tentang rencananya untuk Mojtaba. “Tidak akan sya katakan. Saya tidak senang dengannya," paparnya.
“Ini akan berjalan cukup cepat,” katanya. “Kita tepat waktu, jauh lebih cepat dari jadwal dalam hal kepemimpinan—49 tewas—dan itu, Anda tahu, akan memakan waktu, menurut perkiraan kami, setidaknya empat minggu, dan kita melakukannya dalam satu hari," ujarnya.
Di sisi lain, Trump mengaku tidak senang dengan sosok Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Namun, dia merahasiakan rencananya tentang bagaimana dia akan menangani penerus Ayatollah Ali Khamenei tersebut.
“Tidak akan memberi tahu Anda,” kata Trump tentang rencananya untuk Mojtaba. “Tidak akan sya katakan. Saya tidak senang dengannya," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :