Trump Tiba-tiba Urungkan Niat Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Ada Apa?

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:01 WIB
loading...
Trump Tiba-tiba Urungkan...
Presiden Donald Trump tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk mengerahkan pasukan darat Amerika Serikat ke Iran. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk mengerahkan pasukan darat Amerika Serikat (AS) ke Iran. Perubahan sikap ini terjadi hanya beberapa hari setelah dia menyatakan berencana mengerahkan pasukan darat untuk mengamankan stok uranium yang diperkaya dari situs nuklir Isfahan, Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Post pada hari Senin (9/3/2026), Trump meremehkan gagasan awalnya. "Kami belum membuat keputusan apa pun tentang itu. Kami masih jauh dari itu," katanya.

Baca Juga: Trump: Perang Iran Hampir Selesai, AS Pertimbangkan Ambil Alih Selat Hormuz

Trump mengatakan kepada The New York Post pada Senin pekan lalu bahwa dia tidak akan mengesampingkan pengerahan pasukan darat ke Iran jika diperlukan.

“Saya tidak ragu-ragu untuk mengirim pasukan darat—seperti yang dikatakan setiap presiden, ‘Tidak akan ada pasukan darat'. Saya tidak mengatakannya,” kata Trump pada hari itu.

“Saya mengatakan ‘mungkin tidak membutuhkannya' [atau] ‘jika diperlukan'," lanjut dia.

Menteri Perang Pete Hegseth sebelumnya mengatakan pada konferensi pers Pentagon bahwa saat ini tidak ada pasukan Amerika di tanah Iran, meskipun dia juga tidak mengesampingkan kemungkinan pengerahan pasukan darat seperti yang disampaikan Trump.

“Presiden Trump memastikan musuh kita memahami bahwa kita akan bertindak sejauh yang diperlukan untuk memajukan kepentingan Amerika. Tapi kita tidak bodoh dalam hal ini,” kata Hegseth.

“Anda tidak perlu mengerahkan 200.000 orang ke sana dan tinggal selama 20 tahun," imbuh dia.

Trump, pada awal-awal konflik, mengatakan bahwa dia memperkirakan perang AS-Israel melawan Iran akan berlangsung sekitar empat minggu, tetapi kemudian mengisyaratkan kepada The New York Post bahwa jangka waktu tersebut dapat dipersingkat.

“Ini akan berjalan cukup cepat,” katanya. “Kita tepat waktu, jauh lebih cepat dari jadwal dalam hal kepemimpinan—49 tewas—dan itu, Anda tahu, akan memakan waktu, menurut perkiraan kami, setidaknya empat minggu, dan kita melakukannya dalam satu hari," ujarnya.

Di sisi lain, Trump mengaku tidak senang dengan sosok Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Namun, dia merahasiakan rencananya tentang bagaimana dia akan menangani penerus Ayatollah Ali Khamenei tersebut.

“Tidak akan memberi tahu Anda,” kata Trump tentang rencananya untuk Mojtaba. “Tidak akan sya katakan. Saya tidak senang dengannya," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved