Perang Sengit di Lebanon, Serangan Mendadak Pasukan Perlawanan Gagalkan Pendaratan Israel
Sabtu, 07 Maret 2026 - 10:00 WIB
Pesawat Israel juga melakukan serangan udara di kota Rayhan di Lebanon selatan, lapor koresponden tersebut.
Bentrokan terjadi di tengah aktivitas militer Israel yang lebih luas di seluruh Lebanon semalam.
Pesawat tempur Israel melakukan pemboman hebat di dekat Nabi Sheet pada malam sebelumnya, yang menurut koresponden Al Mayadeen tampaknya menandakan persiapan untuk operasi militer di daerah tersebut.
Setelah penyergapan, helikopter Israel dilaporkan melakukan tembakan sapuan udara yang intensif di seluruh wilayah tersebut.
Pada saat yang sama, tembakan artileri dan senapan mesin Israel mengiringi pergerakan pasukan di dekat Khiam, menunjukkan upaya untuk maju ke kota atau memperkuat unit yang sudah terlibat dalam pertempuran.
Laporan media Israel mengkonfirmasi serangan langsung menghantam permukiman Israel di Metula, dengan ledakan besar dilaporkan.
Sementara itu, media Israel memperingatkan malam itu dapat menandai awal eskalasi lebih lanjut di sepanjang front utara.
Laporan Israel menggambarkan situasi tersebut secara blak-blakan, mengatakan "malam yang sulit di Timur Tengah" sedang terjadi, dengan "masih banyak malam seperti ini yang akan datang."
Baca juga: Harga Minyak Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2023 karena Perang, Bisa Tembus Berapa?
Serangan Udara dan Artileri
Bentrokan terjadi di tengah aktivitas militer Israel yang lebih luas di seluruh Lebanon semalam.
Pesawat tempur Israel melakukan pemboman hebat di dekat Nabi Sheet pada malam sebelumnya, yang menurut koresponden Al Mayadeen tampaknya menandakan persiapan untuk operasi militer di daerah tersebut.
Setelah penyergapan, helikopter Israel dilaporkan melakukan tembakan sapuan udara yang intensif di seluruh wilayah tersebut.
Pada saat yang sama, tembakan artileri dan senapan mesin Israel mengiringi pergerakan pasukan di dekat Khiam, menunjukkan upaya untuk maju ke kota atau memperkuat unit yang sudah terlibat dalam pertempuran.
Laporan media Israel mengkonfirmasi serangan langsung menghantam permukiman Israel di Metula, dengan ledakan besar dilaporkan.
Sementara itu, media Israel memperingatkan malam itu dapat menandai awal eskalasi lebih lanjut di sepanjang front utara.
Laporan Israel menggambarkan situasi tersebut secara blak-blakan, mengatakan "malam yang sulit di Timur Tengah" sedang terjadi, dengan "masih banyak malam seperti ini yang akan datang."
Baca juga: Harga Minyak Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2023 karena Perang, Bisa Tembus Berapa?
(sya)
Lihat Juga :