Drone Iran Sasar Kantor CIA di Arab Saudi, AS Makin Tak Berdaya?

Rabu, 04 Maret 2026 - 06:39 WIB
Namun, tujuan pemerintahan tetap tidak jelas. Serangan awal AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Trump mendesak warga Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.

Namun sejak itu, para pejabat senior pemerintahan mengatakan bahwa perubahan rezim bukanlah tujuannya. Pengumuman awal Trump tentang serangan tersebut mencantumkan beberapa keluhan, mulai dari kekhawatiran tentang program nuklir dan rudal Iran hingga kepemimpinannya.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS memerintahkan evakuasi personel non-darurat dan keluarga di Kuwait, Bahrain, Irak, Qatar, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, AS telah mendesak warganya untuk meninggalkan lebih dari selusin negara Timur Tengah, seperti yang dilakukan banyak negara lain, meskipun dengan sebagian besar wilayah udara ditutup, banyak yang tetap terperangkap.

Serangan AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 787 orang, menurut Palang Merah Iran. Di Israel, tempat rudal Iran menghantam beberapa lokasi, 11 orang tewas. Kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, juga menyerang Israel, yang serangan balasannya menewaskan 52 orang di Lebanon.

Militer AS telah mengkonfirmasi enam kematian anggota militer Amerika. Tiga orang tewas di Uni Emirat Arab, dan masing-masing satu orang di Kuwait dan Bahrain.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!