Bagaimana Pasukan Khusus Meksiko Membunuh Gembong Kartel El Mencho?

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:35 WIB
Pihak berwenang Meksiko mengatakan dia mengatur penghalang jalan, serangan pembakaran, dan penyerangan terhadap fasilitas pemerintah, dan menawarkan hadiah 20.000 peso (USD1.100) untuk pembunuhan setiap anggota militer, setelah operasi 22 Februari.

Kemudian pada hari yang sama, pasukan keamanan melacaknya ke El Grullo, sebuah kota kecil sekitar 180 km (112 mil) barat daya Guadalajara. Dia mencoba melarikan diri, menembak petugas yang kemudian membunuhnya dalam bentrokan yang terjadi.

Kekerasan menyebar dengan cepat di seluruh Meksiko. Anggota kartel membakar kendaraan dan memblokir jalan raya di beberapa negara bagian.

Maskapai penerbangan membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta, sebuah kota resor Pasifik di negara bagian Jalisco bagian barat, karena kepulan asap yang membubung di beberapa bagian Meksiko selatan menjadi berita utama internasional.

Sekolah dan universitas menangguhkan kelas, dan otoritas setempat mendesak warga untuk tetap berada di dalam ruangan.

4. 25 Pasukan Garda Revolusi Tewas

Pada hari Senin, pihak berwenang melaporkan bahwa setidaknya 30 tersangka anggota geng, 25 pasukan Garda Nasional, dan satu warga sipil telah tewas dalam kerusuhan setelah operasi tersebut.

Pasukan keamanan menangkap lebih dari 70 orang di tujuh negara bagian dan mencatat setidaknya 85 penghalang jalan terkait kartel pada hari Minggu saja.

Pembunuhan El Mencho menyingkirkan salah satu bos kejahatan paling ditakuti di Meksiko.

Meskipun Meksiko telah lama mengejar strategi menargetkan para pemimpin kartel, pengalaman menunjukkan bahwa menyingkirkan para pemimpin utama dapat memecah belah kelompok dan memicu perebutan kekuasaan internal, kata para analis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!