5 Kelemahan AS yang Disampaikan Pentagon kepada Trump ketika Menyerang Iran

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:56 WIB
Trump sendiri menolak interpretasi yang menunjukkan adanya perlawanan internal. Dalam unggahan media sosial setelah publikasi artikel tersebut, ia menolak klaim bahwa Caine menentang aksi militer, menegaskan bahwa konfrontasi apa pun dengan Iran akan "mudah dimenangkan."

Baca Juga: Bagaimana Iran Menghindari Kesalahan dalam Pertaruhan Perang?

3. Negara-negara Arab Menolak Memberikan Izin Penggunaan Wilayah Udaranya

Namun, beberapa individu yang dikutip oleh Post dilaporkan membantah karakterisasi tersebut, menekankan bahwa pernyataan Caine berfokus pada risiko operasional daripada oposisi politik.

Selain inventaris senjata, laporan tersebut menggarisbawahi kekhawatiran penting lainnya: sikap yang tidak pasti dari sekutu regional.

Menurut Washington Post, beberapa negara Teluk secara pribadi telah mengisyaratkan keengganan untuk mengizinkan wilayah atau ruang udara mereka digunakan untuk operasi ofensif terhadap Iran. Pembatasan semacam itu dapat mempersulit logistik, rute penerbangan, dan operasi pengisian bahan bakar, yang berpotensi membatasi efektivitas kampanye udara skala besar.

Mantan pejabat pertahanan mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa operasi militer modern sangat bergantung pada izin penerbangan lintas wilayah dan pengaturan pangkalan regional. Tanpa itu, mempertahankan serangan di seluruh negara sebesar Iran akan menjadi jauh lebih sulit.

Iran berulang kali memperingatkan bahwa negara mana pun yang memfasilitasi serangan dapat menghadapi pembalasan, faktor yang menurut para analis sangat membebani pemerintah negara tetangga yang berusaha menghindari keterlibatan langsung.

4. Sistem Pertahanan Rudal AS Lemah

The Post juga menyoroti tekanan pada sistem pertahanan rudal yang sangat penting untuk melindungi pasukan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!