Daftar 6 Kartel Narkoba Paling Kejam di Dunia, dari Ladang Kokain Kolombia hingga Perang Berdarah di Meksiko
Selasa, 24 Februari 2026 - 15:24 WIB
Aksi-aksi ini menjadi simbol kebrutalan kartel di Meksiko.
Lebih dari 30 mantan tentara dipekerjakan oleh pemimpin Kartel Teluk pada tahun 1990-an, tetapi, mereka memisahkan diri dan membentuk operasi mereka sendiri pada tahun 2010.
Kedua kartel tersebut kemudian berkonflik hebat, terutama di timur laut Meksiko. Zetas menjadi sangat terkenal karena kebrutalannya, sering menyiksa dan memenggal kepala korbannya.
Pada tahun 2012, Zetas telah mencapai puncak kekuasaannya. Mereka dinobatkan sebagai geng narkoba terbesar di negara itu, melampaui saingan berat mereka, Sinaloa, dan diperkirakan beroperasi di lebih dari setengah negara bagian Meksiko.
Mereka beralih dari narkoba dan melakukan kejahatan apa pun yang menghasilkan uang, mulai dari penyelundupan rokok hingga perdagangan manusia.
Baca Juga: Siapa Dan Caine? Jenderal AS Memperingatkan Risiko Invasi ke Iran
Kelompok ini terlibat dalam berbagai bentrokan bersenjata skala besar. Tingginya angka pembunuhan tahunan di Meksiko—yang sempat melampaui 30.000 kasus per tahun pada periode puncak—tak lepas dari konflik antar kartel termasuk CJNG.
Dibentuk sekitar tahun 2010, kartel Jalisco adalah pesaing terkuat dan paling agresif bagi kartel Sinaloa.
Kelompok ini telah berkembang pesat di seluruh Meksiko dan sekarang menjadi salah satu kelompok kejahatan terorganisir paling dominan di negara itu. Asetnya diperkirakan bernilai lebih dari USD20 miliar (£15,5 miliar).
Kartel Jalisco adalah salah satu distributor utama narkoba sintetis di benua itu, menurut pemerintah AS. Kartel ini merupakan pemain kunci di pasar amfetamin ilegal di AS dan Eropa, dan juga diduga memiliki hubungan dengan pasar narkoba di Asia.
Kartel ini telah tumbuh jauh lebih kuat dalam beberapa tahun terakhir dan peningkatan kekuatannya didorong oleh penggunaan kekerasan ekstrem.
Lebih dari 30 mantan tentara dipekerjakan oleh pemimpin Kartel Teluk pada tahun 1990-an, tetapi, mereka memisahkan diri dan membentuk operasi mereka sendiri pada tahun 2010.
Kedua kartel tersebut kemudian berkonflik hebat, terutama di timur laut Meksiko. Zetas menjadi sangat terkenal karena kebrutalannya, sering menyiksa dan memenggal kepala korbannya.
Pada tahun 2012, Zetas telah mencapai puncak kekuasaannya. Mereka dinobatkan sebagai geng narkoba terbesar di negara itu, melampaui saingan berat mereka, Sinaloa, dan diperkirakan beroperasi di lebih dari setengah negara bagian Meksiko.
Mereka beralih dari narkoba dan melakukan kejahatan apa pun yang menghasilkan uang, mulai dari penyelundupan rokok hingga perdagangan manusia.
Baca Juga: Siapa Dan Caine? Jenderal AS Memperingatkan Risiko Invasi ke Iran
3. Jalisco New Generation Cartel (CJNG)
Dipimpin oleh Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, CJNG berkembang menjadi kekuatan dominan baru dalam peta kartel Meksiko.Kelompok ini terlibat dalam berbagai bentrokan bersenjata skala besar. Tingginya angka pembunuhan tahunan di Meksiko—yang sempat melampaui 30.000 kasus per tahun pada periode puncak—tak lepas dari konflik antar kartel termasuk CJNG.
Dibentuk sekitar tahun 2010, kartel Jalisco adalah pesaing terkuat dan paling agresif bagi kartel Sinaloa.
Kelompok ini telah berkembang pesat di seluruh Meksiko dan sekarang menjadi salah satu kelompok kejahatan terorganisir paling dominan di negara itu. Asetnya diperkirakan bernilai lebih dari USD20 miliar (£15,5 miliar).
Kartel Jalisco adalah salah satu distributor utama narkoba sintetis di benua itu, menurut pemerintah AS. Kartel ini merupakan pemain kunci di pasar amfetamin ilegal di AS dan Eropa, dan juga diduga memiliki hubungan dengan pasar narkoba di Asia.
Kartel ini telah tumbuh jauh lebih kuat dalam beberapa tahun terakhir dan peningkatan kekuatannya didorong oleh penggunaan kekerasan ekstrem.