Siapa Dan Caine? Jenderal AS Memperingatkan Risiko Invasi ke Iran

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:16 WIB
Iran telah menyatakan harapan bahwa negosiasi dapat membuahkan hasil, tetapi telah menolak apa yang disebutnya sebagai serangkaian tuntutan maksimalis AS mengenai isu-isu seperti pengayaan nuklir, rudal balistik, dan dukungan untuk proksi regional.

Para analis mencatat bahwa banyak tuntutan Washington terhadap Teheran selaras dengan prioritas Israel.

Baca Juga: 4 Pemimpin Kartel Meksiko yang Masih Buron, Salah Satunya Sudah Membunuh 2.000 Orang

3. Pernah Bekerja di CIA

Melansir situs resmi militer AS, Jenderal Dan Caine adalah Ketua Kepala Staf Gabungan ke-22, perwira militer berpangkat tertinggi di negara itu, dan penasihat militer utama bagi Presiden, Menteri Pertahanan, dan Dewan Keamanan Nasional.

Sebelum menjadi Ketua pada 11 April 2025, Jenderal Caine menjabat sebagai Wakil Direktur Urusan Militer di Badan Intelijen Pusat (CIA).

4. Dikenal sebagai Pilot Jet Tempur F-16

Ia telah bertugas dalam berbagai penugasan operasional, staf, dan gabungan, terutama sebagai pilot pesawat tempur F-16, perwira persenjataan, anggota staf Gedung Putih, dan perwira operasi khusus.

Jenderal Caine menerima penugasan pada tahun 1990 melalui program ROTC di Institut Militer Virginia, dan ia memiliki gelar MA dalam Peperangan Udara dari Universitas Militer Amerika. Ia telah menyelesaikan berbagai kursus keamanan nasional dan kepemimpinan, termasuk kursus Eksekutif Senior dalam Keamanan Nasional dan Internasional di Harvard Kennedy School, dan Program Keamanan Nasional di Sekolah Maxwell Universitas Syracuse.

Sebagai seorang Pilot Komando, ia telah mencatatkan lebih dari 2.800 jam terbang di pesawat F-16, termasuk lebih dari 150 jam terbang tempur. Dari tahun 2009-2016, Caine adalah anggota paruh waktu Garda Nasional dan seorang pengusaha serta investor ulung.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!