Kapal Selam Nuklir Inggris Gelar Latihan Perang di Australia, Ada Apa Gerangan?
Senin, 23 Februari 2026 - 01:10 WIB
Kapal selam nuklir Inggris gelar latihan perang di Australia. Foto/X/@RoyalNavy
PERTH - HMS Anson, sebuah kapal selam serang bertenaga nuklir Inggris tiba di pangkalan angkatan laut di Australia Barat pada hari Minggu untuk kunjungan selama sebulan, yang dipuji London sebagai bukti komitmennya yang "tak tergoyahkan" dan "kokoh" terhadap pakta AUKUS, menurut laporan media lokal.
Ini adalah kapal selam bertenaga nuklir Inggris pertama yang tiba di pantai barat Australia sejak AS, Inggris, dan Australia meluncurkan jalur AUKUS lengkap di San Diego, California, pada tahun 2023.
Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, dalam sebuah pernyataan, menggambarkan kunjungan tersebut sebagai "langkah bersejarah dalam kesiapan negara kita untuk mengoperasikan dan memelihara kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai secara konvensional."
Kapal Selam Nuklir Inggris Gelar Latihan Perang di Australia, Ada Apa Gerangan?
1. Memperkuat Pakta Pertahanan AUKUS
HMS Anson sepanjang 97 meter (318 kaki), yang memiliki sekitar 100 awak dan dipersenjatai dengan torpedo dan rudal serang darat, berlabuh di pangkalan angkatan laut dekat kota Perth, lapor Australian Broadcasting Corporation.Ini adalah kapal selam bertenaga nuklir Inggris pertama yang tiba di pantai barat Australia sejak AS, Inggris, dan Australia meluncurkan jalur AUKUS lengkap di San Diego, California, pada tahun 2023.
2. Membantu Australia Mengembangkan Kapal Selam Nuklir
Menurut Wakil Komisaris Tinggi Inggris untuk Australia, Brian Jones, kapal selam tersebut akan menjalani perawatan dan melakukan latihan bersama, memberikan "kesempatan yang sangat berharga" untuk membantu Canberra mengembangkan lebih banyak pengalaman dengan kapal selam bertenaga nuklir.Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, dalam sebuah pernyataan, menggambarkan kunjungan tersebut sebagai "langkah bersejarah dalam kesiapan negara kita untuk mengoperasikan dan memelihara kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai secara konvensional."
Lihat Juga :