AS Desak India Beli Minyak Venezuela
Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:21 WIB
Awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menghapus tarif 25% yang dikenakan pada India Agustus lalu atas impor minyak Rusia. Trump mengklaim ia melakukan hal itu karena New Delhi “setuju menghentikan” pengiriman dari Moskow.
“Mengenai minyak, ada kesepakatan... Kita telah melihat India melakukan diversifikasi minyak. Ada komitmen. Ini bukan tentang India. AS tidak ingin siapa pun membeli minyak Rusia,” kata duta besar tersebut.
New Delhi tidak pernah mengkonfirmasi bahwa mereka telah berjanji kepada Washington untuk menghentikan pasokan minyak Rusia.
Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar mengatakan selama Konferensi Keamanan Munich pekan lalu bahwa para pemimpin negaranya mengejar “otonomi strategis” dan membuat keputusan di sektor energi yang “mereka rasa demi kepentingan terbaik mereka,” berdasarkan analisis biaya dan risiko.
Moskow juga mengatakan mereka tidak memiliki informasi tentang India yang menunda pengiriman minyak mentah Rusia.
“Mengenai minyak, ada kesepakatan... Kita telah melihat India melakukan diversifikasi minyak. Ada komitmen. Ini bukan tentang India. AS tidak ingin siapa pun membeli minyak Rusia,” kata duta besar tersebut.
New Delhi tidak pernah mengkonfirmasi bahwa mereka telah berjanji kepada Washington untuk menghentikan pasokan minyak Rusia.
Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar mengatakan selama Konferensi Keamanan Munich pekan lalu bahwa para pemimpin negaranya mengejar “otonomi strategis” dan membuat keputusan di sektor energi yang “mereka rasa demi kepentingan terbaik mereka,” berdasarkan analisis biaya dan risiko.
Moskow juga mengatakan mereka tidak memiliki informasi tentang India yang menunda pengiriman minyak mentah Rusia.
Lihat Juga :