China Sebut Jepang Hancur Jika Hidupkan Lagi Militerisme, Tokyo Marah
Senin, 16 Februari 2026 - 12:25 WIB
“Semua negara pencinta damai harus mengirimkan peringatan yang jelas kepada Jepang: jika Jepang memilih untuk mundur dari jalan ini, mereka hanya akan menuju kehancuran diri sendiri," lanjut Wang.
Kementerian Luar Negeri Jepang menolak klaim diplomat China tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Minggu, menyebutnya sebagai “tidak benar secara faktual dan tidak berdasar.”
“Upaya Jepang untuk memperkuat kemampuan pertahanannya merupakan respons terhadap lingkungan keamanan yang semakin parah dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga tertentu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (16/2/2026).
"Ada negara-negara di komunitas internasional yang telah dengan cepat meningkatkan kemampuan militer mereka dengan cara yang tidak transparan, tetapi Jepang menentang langkah-langkah tersebut dan menjauhkan diri dari mereka," lanjut pernyataan tersebut.
Menurut kementerian itu, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi juga memperjelas pendiriannya pada sesi lain konferensi di Munich, diikuti oleh protes keras terhadap pihak China melalui jalur diplomatik.
Kementerian Luar Negeri Jepang menolak klaim diplomat China tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Minggu, menyebutnya sebagai “tidak benar secara faktual dan tidak berdasar.”
“Upaya Jepang untuk memperkuat kemampuan pertahanannya merupakan respons terhadap lingkungan keamanan yang semakin parah dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga tertentu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (16/2/2026).
"Ada negara-negara di komunitas internasional yang telah dengan cepat meningkatkan kemampuan militer mereka dengan cara yang tidak transparan, tetapi Jepang menentang langkah-langkah tersebut dan menjauhkan diri dari mereka," lanjut pernyataan tersebut.
Menurut kementerian itu, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi juga memperjelas pendiriannya pada sesi lain konferensi di Munich, diikuti oleh protes keras terhadap pihak China melalui jalur diplomatik.
Lihat Juga :