AS Siapkan Perang Jangka Panjang dengan Iran, Ini 4 Skenarionya
Minggu, 15 Februari 2026 - 20:16 WIB
Dimintai komentar tentang persiapan untuk operasi militer AS yang berpotensi berkelanjutan, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan: “Presiden Trump memiliki semua opsi yang tersedia terkait Iran.”
“Dia mendengarkan berbagai perspektif tentang setiap masalah, tetapi membuat keputusan akhir berdasarkan apa yang terbaik untuk negara dan keamanan nasional kita,” kata Kelly.
Pentagon menolak berkomentar.
Amerika Serikat mengirim dua kapal induk ke wilayah tersebut tahun lalu, ketika melakukan serangan terhadap situs nuklir Iran.
Namun, operasi "Midnight Hammer" pada bulan Juni pada dasarnya adalah serangan tunggal AS, dengan pesawat pembom siluman terbang dari Amerika Serikat untuk menyerang fasilitas nuklir Iran. Iran melakukan serangan balasan yang sangat terbatas terhadap pangkalan AS di Qatar.
Baca Juga: 5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman
Dalam kampanye berkelanjutan, militer AS dapat menyerang fasilitas negara dan keamanan Iran, bukan hanya infrastruktur nuklir, kata salah satu pejabat. Pejabat tersebut menolak memberikan detail spesifik.
“Dia mendengarkan berbagai perspektif tentang setiap masalah, tetapi membuat keputusan akhir berdasarkan apa yang terbaik untuk negara dan keamanan nasional kita,” kata Kelly.
Pentagon menolak berkomentar.
Amerika Serikat mengirim dua kapal induk ke wilayah tersebut tahun lalu, ketika melakukan serangan terhadap situs nuklir Iran.
Namun, operasi "Midnight Hammer" pada bulan Juni pada dasarnya adalah serangan tunggal AS, dengan pesawat pembom siluman terbang dari Amerika Serikat untuk menyerang fasilitas nuklir Iran. Iran melakukan serangan balasan yang sangat terbatas terhadap pangkalan AS di Qatar.
Baca Juga: 5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman
3. Serangan AS Lebih Luas dan Sporadis ke Iran
Perencanaan yang sedang berlangsung kali ini lebih kompleks, kata para pejabat.Dalam kampanye berkelanjutan, militer AS dapat menyerang fasilitas negara dan keamanan Iran, bukan hanya infrastruktur nuklir, kata salah satu pejabat. Pejabat tersebut menolak memberikan detail spesifik.
Lihat Juga :