Apa Itu Patung Baal yang Dibakar dalam Peringatan Revolusi Iran? Ada Simbol Bintang Daud di Jidatnya
Minggu, 15 Februari 2026 - 06:25 WIB
Baal, sebuah gelar yang berarti "tuan" dalam bahasa Semit kuno, disembah oleh orang-orang Kanaan di Timur Dekat kuno dan digambarkan dalam teks-teks Yahudi, Kristen, dan Islam sebagai dewa palsu. Beberapa cendekiawan mengatakan bahwa bukti arkeologis tentang praktik pengorbanan anak di beberapa bagian Levant kuno terbatas, meskipun interpretasi masih diperdebatkan.
Para penyelenggara demonstrasi Iran menggambarkan pembakaran patung itu sebagai "protes simbolis" yang bertujuan untuk menarik perhatian pada dugaan korupsi moral di Barat.
Salah satu media konservatif mengaitkan inisiatif tersebut dengan Institut Masaf, sebuah kelompok yang terkait dengan propagandis Ali Akbar Raefipour, yang telah mempromosikan narasi anti-Barat dan anti-Zionis.
Pembakaran terkoordinasi tersebut merupakan bagian dari acara peringatan yang lebih luas yang mencakup slogan anti-AS dan anti-Israel, pembakaran bendera, dan tampilan yang mengkritik pemerintah Barat.
Sementara media pemerintah Iran membingkai tindakan tersebut sebagai pesan dari Teheran kepada dunia, beberapa ulama Iran menyatakan keprihatinan tentang simbolisme tersebut, dan pengguna daring memperdebatkan apakah tindakan itu sendiri berisiko menimbulkan konotasi keagamaan yang tidak disengaja.
Para penyelenggara demonstrasi Iran menggambarkan pembakaran patung itu sebagai "protes simbolis" yang bertujuan untuk menarik perhatian pada dugaan korupsi moral di Barat.
Salah satu media konservatif mengaitkan inisiatif tersebut dengan Institut Masaf, sebuah kelompok yang terkait dengan propagandis Ali Akbar Raefipour, yang telah mempromosikan narasi anti-Barat dan anti-Zionis.
Pembakaran terkoordinasi tersebut merupakan bagian dari acara peringatan yang lebih luas yang mencakup slogan anti-AS dan anti-Israel, pembakaran bendera, dan tampilan yang mengkritik pemerintah Barat.
Sementara media pemerintah Iran membingkai tindakan tersebut sebagai pesan dari Teheran kepada dunia, beberapa ulama Iran menyatakan keprihatinan tentang simbolisme tersebut, dan pengguna daring memperdebatkan apakah tindakan itu sendiri berisiko menimbulkan konotasi keagamaan yang tidak disengaja.
(mas)
Lihat Juga :