Penembak Massal Sekolah Kanada Ternyata Transgender, Namanya Jesse van Rootselaar
Kamis, 12 Februari 2026 - 07:41 WIB
Namun, ketika didesak tentang identitas gender tersangka, dia berkata: “Saya dapat mengatakan bahwa Jesse dilahirkan sebagai laki-laki biologis yang sekitar enam tahun lalu, mulai bertransisi menjadi perempuan, dan diidentifikasi sebagai perempuan, baik secara sosial maupun publik.”
Mengutip laporan media lokal, CTV, Kamis (12/2/2026), pihak berwenang Kanada awalnya mengidentifikasi tersangka penembakan sebagai Jesse Strang. Menurut laporan tersebut, dua jenazah yang ditemukan di sebuah rumah telah diidentifikasi sebagai ibu dan saudara laki-laki tersangka.
Beberapa jam sebelum pemberitaan CTV, media sayap kanan Juno News, mengeklaim telah dihubungi oleh paman tersangka yang mengatakan bahwa Jesse adalah seorang transgender.
Sedangkan laporan yang beredar di media sosial mengaitkannya dengan akun Reddit di mana tersangka menyatakan minatnya pada senjata api dan beralih menjadi perempuan pada usia 15 tahun.
Serangan tersebut merupakan penembakan massal paling mematikan ketiga dalam sejarah Kanada.
Mengutip laporan media lokal, CTV, Kamis (12/2/2026), pihak berwenang Kanada awalnya mengidentifikasi tersangka penembakan sebagai Jesse Strang. Menurut laporan tersebut, dua jenazah yang ditemukan di sebuah rumah telah diidentifikasi sebagai ibu dan saudara laki-laki tersangka.
Beberapa jam sebelum pemberitaan CTV, media sayap kanan Juno News, mengeklaim telah dihubungi oleh paman tersangka yang mengatakan bahwa Jesse adalah seorang transgender.
Sedangkan laporan yang beredar di media sosial mengaitkannya dengan akun Reddit di mana tersangka menyatakan minatnya pada senjata api dan beralih menjadi perempuan pada usia 15 tahun.
Serangan tersebut merupakan penembakan massal paling mematikan ketiga dalam sejarah Kanada.