2 Kota Iran Diguncang Ledakan Tewaskan 5 Orang, Diklaim Bukan Serangan AS

Minggu, 01 Februari 2026 - 10:07 WIB
Stasiun televisi pemerintah melaporkan ada kepulan asap di Parand, pinggiran ibu kota, tapi itu disebabkan oleh kebakaran kecil di semak-semak.

Dua pejabat Israel mengatakan kepada Reuters, Minggu (1/2/2026), bahwa Israel tidak terlibat dalam ledakan di Iran pada hari Sabtu, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington atas tindakan keras Iran terhadap protes nasional dan atas program nuklir negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa sebuah armada besar sedang menuju Iran. Beberapa sumber mengatakan pada hari Jumat bahwa Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi terhadap Iran, termasuk serangan terarah terhadap pasukan keamanan.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuduh para pemimpin AS, Israel, dan Eropa mengeksploitasi masalah ekonomi Iran, menghasut kerusuhan, dan memberi orang-orang sarana untuk "merusak negara."

Iran telah diguncang oleh protes nasional yang pecah pada bulan Desember karena kesulitan ekonomi dan telah menimbulkan salah satu tantangan terberat bagi penguasa ulama negara itu. Setidaknya 5.000 orang tewas dalam protes tersebut, termasuk 500 anggota pasukan keamanan, kata seorang pejabat Iran kepada Reuters.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!