Militer Iran Siaga Tinggi untuk Perang Baru, Teheran Tak Ada Rencana Bertemu Pejabat AS
Jum'at, 30 Januari 2026 - 19:57 WIB
“Keberhasilan setiap inisiatif diplomatik bergantung pada niat baik pihak-pihak yang terlibat dan penghentian tindakan agresif dan mengancam di kawasan tersebut,” ungkap Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menurut pernyataan dari kepresidenan Iran.
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan saat ini tidak ada pertemuan atau kontak yang direncanakan dengan pejabat AS, menekankan syarat untuk pembicaraan belum terpenuhi.
Menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan keterlibatan dengan Washington, Abbas Araghchi mengatakan Iran hanya akan mempertimbangkan pembicaraan jika ada alasan yang jelas dan kredibel yang dapat membuka jalan bagi dialog antara kedua belah pihak.
Ia mengatakan Iran akan melanjutkan konsultasi dengan sekutu dan mitranya, menambahkan Teheran tetap optimis secara hati-hati tentang menemukan kerangka kerja baru untuk negosiasi di masa depan.
Baca juga: Erdogan Tegaskan Turki Siap Mainkan Peran dalam Redakan Ketegangan AS-Iran
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan saat ini tidak ada pertemuan atau kontak yang direncanakan dengan pejabat AS, menekankan syarat untuk pembicaraan belum terpenuhi.
Menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan keterlibatan dengan Washington, Abbas Araghchi mengatakan Iran hanya akan mempertimbangkan pembicaraan jika ada alasan yang jelas dan kredibel yang dapat membuka jalan bagi dialog antara kedua belah pihak.
Ia mengatakan Iran akan melanjutkan konsultasi dengan sekutu dan mitranya, menambahkan Teheran tetap optimis secara hati-hati tentang menemukan kerangka kerja baru untuk negosiasi di masa depan.
Baca juga: Erdogan Tegaskan Turki Siap Mainkan Peran dalam Redakan Ketegangan AS-Iran
(sya)
Lihat Juga :