Rubio Akui Sulit Gulingkan Rezim Teheran, AS Bisa Serang Iran Secara Preemptif
Kamis, 29 Januari 2026 - 22:30 WIB
CNN melaporkan pada hari Kamis bahwa Trump sedang mempertimbangkan serangan militer besar-besaran baru terhadap Iran. Sumber-sumber jaringan tersebut mengklaim opsi yang sedang dipertimbangkan termasuk serangan terhadap pejabat Iran yang diyakini AS bertanggung jawab atas kematian terkait protes, serta serangan terhadap situs nuklir dan lembaga pemerintah.
Laporan tersebut menunjukkan program nuklir dan rudal balistik Iran tetap menjadi perhatian utama bagi Washington.
CNN melaporkan meskipun kedua pihak terlibat dalam dialog, para pejabat AS telah mengajukan prasyarat untuk pertemuan tatap muka, termasuk penghentian permanen pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik, dan penghentian dukungan terhadap sekutu Iran di kawasan tersebut.
Iran telah memperingatkan setiap serangan AS akan dianggap sebagai "perang habis-habisan" dan akan dibalas.
Baca juga: 10 Kelemahan Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang Bisa Dimanfaatkan Iran di Medan Perang
Laporan tersebut menunjukkan program nuklir dan rudal balistik Iran tetap menjadi perhatian utama bagi Washington.
CNN melaporkan meskipun kedua pihak terlibat dalam dialog, para pejabat AS telah mengajukan prasyarat untuk pertemuan tatap muka, termasuk penghentian permanen pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik, dan penghentian dukungan terhadap sekutu Iran di kawasan tersebut.
Iran telah memperingatkan setiap serangan AS akan dianggap sebagai "perang habis-habisan" dan akan dibalas.
Baca juga: 10 Kelemahan Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang Bisa Dimanfaatkan Iran di Medan Perang
(sya)
Lihat Juga :