Rubio Akui Sulit Gulingkan Rezim Teheran, AS Bisa Serang Iran Secara Preemptif

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:30 WIB
loading...
Rubio Akui Sulit Gulingkan...
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengakui setiap upaya menggulingkan rezim Iran akan terbukti sulit. Karena itulah, menurut dia, Amerika Serikat dapat menyerang Iran secara “preemptif”.

Komentarnya muncul ketika Presiden AS Donald Trump meningkatkan ancaman terhadap Teheran setelah berminggu-minggu protes kekerasan di seluruh Iran yang disebabkan kesulitan ekonomi dan penurunan tajam nilai rial Iran. Otoritas Iran telah menetapkan jumlah korban tewas lebih dari 3.000, meskipun perhitungan alternatif menunjukkan angka tersebut bisa jauh lebih tinggi. Teheran menuduh AS dan Israel menghasut kekerasan tersebut.

Trump secara terbuka mendorong para demonstran, mengatakan “bantuan akan datang” dan mengklaim “armada besar” sedang dalam perjalanan karena aset militer AS tambahan – termasuk kelompok serang kapal induk – telah dikirim ke Timur Tengah.

Berbicara selama sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat pada hari Rabu, Rubio mengatakan “bijaksana dan hati-hati” untuk mempertahankan postur militer AS di kawasan tersebut. Jejak militer tersebut “dapat merespons dan berpotensi… mencegah serangan terhadap ribuan prajurit Amerika dan fasilitas lainnya di wilayah tersebut secara preemptif,” katanya, menambahkan, “Saya harap hal itu tidak terjadi.”

Rubio menggambarkan Iran sebagai negara yang “lebih lemah dari sebelumnya” tetapi memperingatkan Teheran telah mengumpulkan “ribuan dan ribuan” rudal balistik jarak jauh.

Ia juga mengakui prospek perubahan rezim akan “lebih kompleks” daripada di Venezuela, tempat AS menculik Presiden Nicolas Maduro awal bulan ini.

CNN melaporkan pada hari Kamis bahwa Trump sedang mempertimbangkan serangan militer besar-besaran baru terhadap Iran. Sumber-sumber jaringan tersebut mengklaim opsi yang sedang dipertimbangkan termasuk serangan terhadap pejabat Iran yang diyakini AS bertanggung jawab atas kematian terkait protes, serta serangan terhadap situs nuklir dan lembaga pemerintah.

Laporan tersebut menunjukkan program nuklir dan rudal balistik Iran tetap menjadi perhatian utama bagi Washington.

CNN melaporkan meskipun kedua pihak terlibat dalam dialog, para pejabat AS telah mengajukan prasyarat untuk pertemuan tatap muka, termasuk penghentian permanen pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik, dan penghentian dukungan terhadap sekutu Iran di kawasan tersebut.

Iran telah memperingatkan setiap serangan AS akan dianggap sebagai "perang habis-habisan" dan akan dibalas.

Baca juga: 10 Kelemahan Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang Bisa Dimanfaatkan Iran di Medan Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved