8 Negara dengan Utang Tertinggi, Nomor 1 di Luar Perkiraan

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:05 WIB

2. China (USD18,68 Triliun)

Posisi kedua ditempati oleh China, yang memiliki utang pemerintah hampir USD18,7 triliun. Meskipun total utangnya masih jauh lebih kecil daripada Amerika Serikat, Tiongkok memiliki tingkat pertumbuhan tahunan tercepat di dunia pada tahun 2025, yaitu 13,6%, dengan penambahan sekitar USD2,2 triliun hanya dalam setahun terakhir.

Peningkatan ini didorong oleh investasi berkelanjutan yang dipimpin negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, dan upaya stabilisasi ekonomi.

3. Jepang (USD9,83 Triliun)

Jepang telah lama menjadi pengecualian, dengan salah satu tingkat utang tertinggi dibandingkan dengan PDB, sekitar 230 persen, tertinggi di antara ekonomi-ekonomi besar. Total utang pemerintahnya mencapai USD9,83 triliun dalam nilai absolut.

Namun, pertumbuhan utang pada tahun 2025 tergolong moderat, sekitar USD200 miliar, atau sedikit lebih dari 2%, sehingga beban relatif terhadap PDB sedikit berkurang.

4. Inggris (USD4,09 Triliun)

Inggris saat ini memiliki utang publik sekitar USD4 triliun. Melalui ekspansi ekonomi selama bertahun-tahun melalui kebijakan fiskal, serta pinjaman selama pandemi, utang nasional terus meningkat. Terlepas dari upaya baru-baru ini untuk memangkas utang nasional, jumlah pinjaman saat ini lebih tinggi dibandingkan masa lalu.

5. Prancis (USD3,92 Triliun)

Prancis berada di urutan berikutnya dengan utang pemerintah sebesar USD3,92 triliun. Pengeluaran struktural untuk pensiun, perawatan kesehatan, dan kesejahteraan sosial, bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat, telah membuat utang tetap tinggi.

Prancis tetap menjadi salah satu ekonomi utama Eropa yang paling banyak berutang, baik secara absolut maupun relatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!