4 Strategi Intelijen Iran Menyelamatkan Khamenei

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:40 WIB

2. Membongkar Sel Teroris di Balik Serangan Bersenjata di Teheran

Kementerian Intelijen Iran membongkar tim teroris yang telah menyusup ke negara itu melalui perbatasan barat dengan tujuan menimbulkan korban jiwa selama kerusuhan baru-baru ini.

Kementerian juga mendesak warga untuk mendukung upaya keamanan dengan memberikan informasi apa pun tentang teroris bersenjata dan perusuh baru-baru ini.

Apa yang dimulai akhir bulan lalu sebagai protes damai atas kesulitan ekonomi di seluruh Iran berubah menjadi kekerasan setelah pernyataan publik oleh tokoh-tokoh rezim AS dan Israel mendorong vandalisme dan kekacauan.

Selama kerusuhan, tentara bayaran yang didukung asing mengamuk di kota-kota, membunuh pasukan keamanan dan warga sipil serta merusak properti publik.

Presiden AS telah berulang kali mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap Iran dengan dalih mendukung para perusuh bersenjata.

Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya

3. Menyita 60.000 Senjata yang Dikirim ke Teheran

Pada hari Jumat, pasukan keamanan Iran mengatakan mereka menyita 60.000 senjata yang akan dikirim ke Teheran dan membongkar sel teroris yang dilatih Mossad yang memanfaatkan kerusuhan baru-baru ini untuk melakukan serangan mematikan.

Komando Penegakan Hukum Iran (FARAJA) mengumumkan bahwa “Enam puluh ribu senjata ditemukan bersama para perusuh di Bushehr,” menambahkan bahwa dua teroris juga ditangkap dalam operasi tersebut.

Apa yang dimulai sebagai protes damai akhir bulan lalu secara bertahap berubah menjadi kekerasan, ketika para perusuh mengamuk di kota-kota di seluruh negeri, membunuh pasukan keamanan dan warga sipil serta menyerang infrastruktur publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!