10 Fakta Menarik NATO, Salah Satunya Prancis Pernah Keluar dan Gabung Kembali

Senin, 19 Januari 2026 - 04:40 WIB

2. NATO Memiliki 32 Negara Anggota

Sejak 12 negara anggota asli meluncurkan NATO, 18 negara lagi telah bergabung: Albania, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Estonia, Jerman, Yunani, Hongaria, Latvia, Lituania, Montenegro, Makedonia Utara, Polandia, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, dan Turki. Selain itu, Swedia dan Finlandia juga ikut bergabung.

3. NATO Memiliki Mitra Keamanan di Lebih dari 40 Negara

Selain memiliki anggota di seluruh Amerika Utara dan Eropa, NATO memanfaatkan jaringan mitra keamanan di seluruh dunia. Berbasis di lebih dari 40 negara, mitra keamanan NATO termasuk Uni Afrika, Uni Eropa, dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa.

4. NATO Ikut Campur dalam Perang Bosnia

Dari tahun 1992-1995, Bosnia-Herzegovina terlibat dalam konflik bersenjata. Dalam penggunaan kekuatan militer pertamanya, NATO secara aktif memasuki konflik pada tahun 1995, melancarkan serangan udara di dekat Sarajevo terhadap benteng-benteng Serbia Bosnia dan mengerahkan sekitar 60.000 tentara.

Melalui penargetan Tentara Republika Srpska, NATO berkontribusi pada penyelesaian konflik tersebut.

5. Pasal 5: Serangan Terhadap Satu Anggota NATO Adalah Serangan terhadap Semua Anggotanya

Pasal 5 perjanjian NATO menetapkan bahwa serangan terhadap anggota NATO mana pun merupakan serangan terhadap semua anggotanya. Ini menyoroti tujuan utama NATO: membela negara-negara anggotanya dan warga negaranya.

Baca Juga: Tak Ingin Memiliki Pesaing, Israel Cegah 3 Negara Arab Memiliki Jet Siluman F-35

6. Pasal 5 Diaktifkan setelah 9/11

Pasal 5 NATO hanya pernah diaktifkan sekali: sebagai tanggapan terhadap serangan teroris 9/11 pada tahun 2001. Serangan tersebut, yang dilakukan oleh militan yang terkait dengan al Qaeda, menyebabkan diaktifkannya pasal 5 pada hari berikutnya, pada tanggal 12 September 2001.

Sebagai tanggapan, NATO meluncurkan operasi militer di luar wilayah Auro-Atlantik untuk pertama kalinya, meningkatkan penyelidikannya terhadap aktivitas teroris di seluruh dunia. NATO juga meluncurkan operasi anti-terorisme di AS, memantau langit untuk kemungkinan aktivitas teroris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!