Diancam Invasi seperti Venezuela, Iran Akhirnya Mau Bernegosiasi dengan AS

Senin, 12 Januari 2026 - 17:07 WIB
Sebelumnya, Trump sudah mengancam Iran. "Mereka mulai [melanggar garis merah saya], tampaknya, dan tampaknya ada beberapa orang yang terbunuh yang seharusnya tidak terbunuh," kata Trump kepada wartawan pada hari Minggu.

"Mereka ini kejam, jika Anda menyebut mereka pemimpin, saya tidak tahu apakah mereka pemimpin atau hanya memerintah melalui kekerasan, tetapi kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer sedang mengamatinya dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan."

Ia mengatakan bahwa ia menerima "laporan setiap jam" tentang perkembangan di Iran.

Ditanya tentang ancaman Iran untuk menargetkan kepentingan AS di kawasan itu jika terjadi serangan Amerika, Trump mengatakan "jika mereka melakukan itu, kami akan menyerang mereka pada tingkat yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Mereka bahkan tidak akan mempercayainya."

"Saya memiliki opsi yang sangat kuat. Jadi, maksud saya, jika mereka melakukan itu, mereka akan menghadapi kekuatan yang sangat, sangat dahsyat."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!