Rencana Venezuela untuk Iran Berhasil Digagalkan

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:21 WIB
Ia lebih lanjut menegaskan kembali kesiapan Iran untuk kesepakatan yang adil dan bermartabat atas dasar saling menghormati, dengan mengatakan Teheran tidak yakin akan niat yang sama dari AS.

Sementara itu, Araqchi juga mengungkapkan Pemerintah Iran telah memantapkan diri untuk menahan sanksi dan tekanan ekonomi.

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, yang diadakan di Beirut, Araqchi menyatakan kesediaan Iran untuk memperluas hubungan ekonomi dengan Lebanon.

Ia mencatat bahwa pemerintah dan bangsa Iran bertekad untuk melawan sanksi dan blokade ekonomi, menambahkan bahwa pemerintah telah membuat serangkaian keputusan yang diharapkan akan segera membuahkan hasil positif.

Menteri Luar Negeri juga menyoroti kesia-siaan upaya permusuhan untuk merampas hak alami Iran untuk menikmati energi nuklir dan kemampuan pertahanan secara damai, menekankan bahwa Republik Islam akan tetap berada di jalan kekuatan dan martabat.

Araqchi selanjutnya mengecam pelanggaran gencatan senjata yang berulang di Lebanon oleh rezim Zionis, memuji Hizbullah dan kelompok perlawanan lainnya karena membebaskan negara mereka bekerja sama dengan tentara Lebanon.

Sementara itu, Sheikh Naim Qassem mengatakan Hizbullah akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan tentara Lebanon untuk mengusir penjajah, menghentikan agresi, memastikan pembebasan tahanan, dan membangun kembali Lebanon, seperti yang dilaporkan Al-Manar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!