Pasukan Khusus AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Moskow Marah

Kamis, 08 Januari 2026 - 06:58 WIB
Sementara itu, dalam sebuah unggahan di X, Komando Eropa militer AS mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump telah menyita kapal tersebut karena melanggar sanksi AS.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan merespons unggahan dengan menyatakan, "Blokade minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan ilegal tetap berlaku penuh—di mana pun di dunia."

Inggris juga menawarkan dukungan, termasuk penggunaan pangkalan, kepada militer AS yang mencegat kapal tanker minyak Rusia tersebut.

"RFA Tideforce [yang sering digunakan sebagai kapal pengisian bahan bakar] memberikan dukungan kepada pasukan AS yang mengejar dan mencegat Bella 1, sementara RAF memberikan dukungan pengawasan dari udara," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip express.co.uk, Kamis (8/1/2026).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!