AS Kerahkan 150 Pesawat dalam Penangkapan Presiden Venezuela Maduro, Termasuk Jet Tempur Siluman F-35

Minggu, 04 Januari 2026 - 12:14 WIB
Setidaknya tujuh ledakan terdengar di Caracas. Serangan itu, yang digambarkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebagai bagian dari “serangan gabungan militer dan penegak hukum besar-besaran" berlangsung kurang dari 30 menit.

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez, yang menurut hukum mengambil alih kekuasaan, mengatakan beberapa warga sipil Venezuela dan anggota militer tewas.

Trump mengatakan beberapa anggota militer AS dalam operasi itu terluka, tetapi dia yakin tidak ada yang tewas.

“Beberapa orang terkena tembakan, tetapi mereka kembali dan kondisi mereka dilaporkan cukup baik,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!